Catatan Akhir Tahun 2019 PA Sungai Raya : Antara Tupoksi, Inovasi dan Prestasi

Tahun 2019 merupakan tahun kedua beroperasionalnya Pengadilan Agama Sungai Raya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat di wilayah Kabupaten Kubu Raya.

Sebagai Pengadilan tingkat pertama yang masih terbilang muda, Pengadilan Agama Sungai Raya sudah bisa mensejajarkan dirinya dalam hal tupoksi, inovasi dan juga prestasi dengan Pengadilan tingkat pertama lainnya di wilayah Pengadilan Tinggi Agama Pontianak yang sudah terlebih dahulu terbentuk.

Menerima, memutus dan menyelesaikan perkara adalah tupoksi pengadilan. Di tahun 2019 ini berdasarkan data yang dihimpun pada Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP), Pengadilan Agama Sungai Raya menerima 934 perkara yang masuk, ditambah tunggakan tahun sebelumnya sebanyak 92 perkara maka beban perkara yang ditangani Pengadilan Agama Sungai Raya selama tahun 2019 sebanyak 1026 perkara.

Dengan jumlah hakim 4 orang termasuk Ketua dan Wakil, Panitera/Panitera Pengganti 5 orang dan Kejurusitaan 2 orang, Pengadilan Agama Sungai Raya berhasil memutus dan menyelesaikan perkara sebanyak 1011 perkara atau 98,54% dan hanya menyisakan 15 perkara tunggakan.

Sungguh kinerja yang luar biasa, Pengadilan Agama Sungai Raya menjadi penyumbang perkara terbanyak ke 4 di lingkungan Pengadilan Tinggi Agama Pontianak setelah Pengadilan Agama Pontianak klas I A, Pengadilan Agama Sambas klas I B dan Pengadilan Agama Ketapang klas II. Sedangkan dari tingkat penyelesaian perkaranya Pengadilan Agama Sungai Raya menjadi yang teratas.

Keberhasilan diatas tidak terlepas dari inovasi yang dijalankan oleh Pengadilan Agama Sungai Raya. Walaupun kantor masih menumpang sementara di rumah dinas Camat Sungai Raya dan sarana prasarananya masih sangat terbatas. Hal itu lantas tidak membuat Pengadilan Agama Sungai Raya stagnan untuk menjalankan inovasi, baik inovasi Mahkamah Agung, Badilag maupun inovasi yang diciptakan sendiri oleh Pengadilan Agama Sungai Raya.

Inovasi tersebut diantaranya implementasi SIPP, implementasi e-court dan e-litigasi, implementasi 9 aplikasi layanan inovasi badilag, aplikasi antrian layanan PTSP, aplikasi pembuatan SKP dan PPK.

Tupoksi yang dibarengi dengan inovasi telah membuahkan hasil sebuah prestasi. Walaupun prestasi tersebut tidak sampai “membanjiri” namun hal itu mampu menjadi penyemangat Pengadilan Agama Sungai Raya dalam memberikan pelayanan dan peningkatan kinerja.

Diantara prestasi yang berhasil diraih Pengadilan Agama Sungai Raya di tahun 2019 ini adalah Tercepat dalam Penyerapan Anggaran DIPA 04, yang diberikan oleh KPPN Pontianak, lalu dalam lomba Manajemen Peradilan Agama yang diselenggarakan oleh Pengadilan Tinggi Agama Pontianak, Pengadilan Agama Sungai Raya berhasil memboyong 5 penghargaan, yakni (1) Terbaik dalam Pengelolaan Website, (2) Terbaik dalam Pengelolaan Data dan e-doc SIKEP MA, (3) Terbaik dalam Pengelolaan data dan e-doc Aplikasi Backup SIKEP, (4) Terbaik dalam pengelolaan Aplikasi Kepegawaian Nasional (SAPK) dan terakhir Peringkat 3 dalam Penataan Arsip Digital.

Tahun 2020 nanti Pengadilan Agama Sungai Raya akan terus membawa semangat kerja tahun 2019 dengan suasana kantor yang baru pula. (Roni)

3 thoughts on “Catatan Akhir Tahun 2019 PA Sungai Raya : Antara Tupoksi, Inovasi dan Prestasi

  • 31 December 2019 at 4:18 PM
    Permalink

    kreeenn… terus semangatttt….. n jaga kekompakan

    Reply
    • 1 January 2020 at 5:28 AM
      Permalink

      Selamat dan sukses utk PA Sungai Raya. Semoga ke depan makin sukses dan banyak prestasi.

      Reply
  • 1 January 2020 at 5:57 AM
    Permalink

    Selamat memasuki tahun 2020 Masehi, jaga kekompakan & keharmonisan, tingkatkan kualitas kinerja dan terus bersemangat dalam rangka melakukan pelayanan prima!
    Semoga di tahun ini kita termasuk golongan orang yang beruntung, yaitu orang yang bisa berbuat lebih baik dari pada tahun sebelumnya.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *